Mungkin kalian pernah merasakan nyeri setelah selesai melakukan perawatan gigi di rumah sakit atau klinik dental. Padahal gigi sudah ditambal kenapa masih sakit dan terasa nyeri yang mengganggu kenyamanan saat mengunyah makanan maupun berbicara.
Permasalahan seperti ini biasanya terjadi karena adanya faktor-faktor tertentu sehingga membuat pasien merasa nyeri meskipun sudah ditambal giginya. Seperti misalnya bahan material kurang bagus, reaksi biologis, gigi yang sensitif, dan lain sebagainya.
Nah perlu adanya perawatan khusus ketika memang terjadi nyeri gigi setelah selesai tambal ke kinik dental. Berikut ini kami berikan informasi selengkapnya mengenai faktor penyebab gigi masih nyeri seusai penamabalan dan bagaimana cara mengatasinya.
Faktor Penyebab Gigi Sudah Ditambal Kenapa Masih Sakit
Terdapat banyak faktor yang menyebakan gigi nyeri meskipun sudah melakukan perawatan tambal gigi ke klinik dental. Nah dari sini terkadang pasien bertanya-tanya gigi sudah ditambal kenapa masih sakit?
Nah ternyata meskipun sudah perawatan, kalian harus tahu bahwa segala kemungkinan bisa saja terjadi. Seperti misalnya sudah perawatan tambal gigi masih terasa nyeri, tentu ada beberapa faktor yang mempengaruhinya seperti berikut ini.
Reaksi Biologis
Faktor pertama yang mungkin menyebabkan nyeri setelah penambalan adalah reaksi biologis. Respon atau reaksi alami dari tubuh ini terjadi karena adanya peradangan pada bagian pulpa gigi.
Peradangan pulpa gigi mungkin saja terjadi ketika bahan yang dipakai untuk menambal masuk kedalam rongga dalam dentin. Masuknya bahan tambalan ke rongga dalam denting akan memunculkan reaksi alami dari tubuh, salah satunya yaitu rasa nyeri.
Namun kalian tak perlu khawatir, karena biasanya nyeri hanya terjadi ketika awal usai penambalan berakhir. Setelah beberapa hari penambalan, rasa nyeri itu mereda atau bahkan sudah tidak terasa lagi karena tubuh sudah beradaptasi.
Kualitas Dari Tambalan Gigi
Selain itu, kualitas dari tambalan gigi perlu kalian perhatikan karena bisa saja menyebabkan rasa nyeri setelah perawatan. Untuk menghasilkan tambalan yang bagus dan sempurna, biasanya perlu adanya finishing dan pemolesan agar ukuran dari tambalan gigi sesuai.
Apabila material tambalan yang dimasukkan ke dalam gigi berlubang itu berlebih. Mala bisa saja memunculkan gangguan bagi pasien. Mereka akan kesusahan atau kurang nyaman ketika sedang mengunyah makanan maupun berbicara.
Oleh karenanya untuk meminimalisir terjadinya kesalahan dan kualitas bahan pada perawatan tambal gigi, kalian perlu mengunjungi klinik dental terbaik di Jogja dan terpercaya. Hal ini agar tidak terkena resiko gigi nyeri setelah perawatan atau dampak lain yang justru menimbulkan permasalahan gigi lanjutan.
Gigi Yang Sensitif
Faktor lain yang mungkin saja muncul rasa nyeri saat sudah selesai perawatan tambal gigi adalah kerusakan yang cukup parah. Semakin kerusakan gigi tersebut cukup parah, maka kemungkinan mengalami nyeri pun akan lebih bisa terjadi dan mengganggu kenyamanan pasien.
Terlebih ketika pasien memiliki riwayat permasalahan gigi lain, yang tentu saja akan menambah kemungkinan resiko terkena nyeri gigi pasca perawatan. Pada saat akan melakukan penambalan, cek kondisi awal gigi begitu penting untuk menentukan langkah perawatan kedepannya.
Pengecekan ini meliputi beberapa hal, seperti misalnya tingkat cek kondisi karies atau lubang gigi apakah sudah meluas. Jika memang sudah meluas dan kompleks, perlu adanya perawatan yang lebih detail agar nantinya pasien tidak terkendala dengan permasalahan gigi lainnya atau bahkan merasa nyeri lagi usai ditambal.
Adanya Tambalan Yang Rusak
Selain itu adanya tambalan yang rusak juga bisa membuat seseorang merasa nyeri meskipun sudah melakukan perawatan tambal gigi. Bahan atau kualitas material tambalan harus cukup kuat, sehingga meminimalisir terjadinya nyeri pada pasien.
Tak hanya itu saja, material tambalan yang masuk ke gigi berlubang secara berlebih juga bisa menyebankan pasien merasa nyeri. Nah maka dari itu, penting banget untuk melakukan perawatan pada klinik gigi terbaik dan terpercaya seperti yang sudah kami sampaikan dipoin kedua tadi.
Cara Mengatasi Gigi Sudah Ditambal Kenapa Masih Sakit
Jika kalian ingin meminimalisir terjadinya rasa nyeri atau sakit pada bagian tambalan gigi, perlu memperhatikan beberapa hal berikut. Nantinya ketika memang sudah melakukan perawatan gigi, bukan berarti serta merta masalah gigi dapat terselesaikan begitu saja.
Perlu adanya perawatan yang berimbang pasca perawatan agar nantinya hasil lebih maksimal dan kalian tidak merasa nyeri lagi. Berikut ini beberapa cara mengatasi gigi nyeri yang terjadi setelah tambal gigi.
- Mengonsumsi obat anti nyeri dan anti radang yang sudah dianjurkan oleh dokter.
- Menghindari makanan dan minuman dengan suhu panas atau tinggi yang berlebihan.
- Sebisa mungkin menghindari makanan yang mengandung asam.
- Rajin sikat gigi secara rutin dan dilakukan dengan benar.
- Pada saat mengunyah makanan, pastikan menggunakan bagian gigi yang tidak ditambal.